No Straight Roads

admin

No Straight Roads

Bayangan apa yang anda pikirkan ketika pertama kali mendengarkan game yang bergenre musik? Pasti kebanyakan akan berpikiran denganĀ  permainan yang di hujani dengan tombol tombol yang harus anda pencet dengan tepat. Biasanya, permainan ini akan bersama dengan musik musik yang akan memanjakan anda bersama dengan ketukan yang umumnya akan di ikuti dengan tingkat kesulitan. Pastinya di dalam permainan ini di ikuti dengan latar belakang yang juga di penuhi dengan animasi penuh warna yang pastinya hal ini berguna untuk menarik perhatian anda ketika bermain. Namun walaupun dengan konsep yang sangat sederhana ini, banyak game game dengan tipe ini memiliki banyak ruang untuk tumbuh dan berkembang. Salah satu dari produk tersebut adalah game yang di kembangkan oleh Metronomik dengan gamenya No Straight Roads.

Pada awal perkenalan permainan ini untuk pertama kalinya, game dengan judul No Straight Roads ini memang sudah mengembangkan satu identitas yang jelas yaitu musik akan memainkan peran besar dalam cerita serta gameplay yang di kembangkannya. Yang membuat game ini menjadi unik dimana ia juga membuatnya sebagai game action. Dimana serangan melee akan memainkan peran besar. Ide yang di dapatnya ini membuat musik di dalam game tidak hanya sekedar menjadi pengiring di dalam game saja namun juga menjadi clue besar yang dapat anda gunakan untuk mengantasipasi serangan musuh dan mendapatkan keuntungan strategis darinya. Seperti permainan poker online dimana anda harus memanfaatkan keuntungan strategi strategis anda atas musuh anda.

No Straight Roads dimulai dari sebuah kota bernama Vinyl City sebuah kota yang penuh dengan imajinasi yang menjadikan musik sebagai sumber energi utama di kota ini yang didapat dari konversi yang siberikan oleh teknologi bernama “Qwasa”. Kota ini dibagi menjadi beberapa distrik berasrkan tema berbeda yang dipimpin oleh sebuah korporasi besar bernama No Straight Roads atau singkatan untuk NSR. NSR lah yang bertanggung jawab memastikan Vinyl City berjalan seperti seharusnya.

no straight roads

Untuk menjaga kota tetap berjalan secara semestinya, NSR hanya mempercayakan satu genre musik sebagai sumber tenaga yaitu EDM. Mereka percaya bahwa musik ini lah yang mampu memompa energi yang di butuhkan Vinyl City, namun kenyataannya malah sebaliknya . Vinyl City sempat kehilangan energi dengan daya listrik yang hanya di alirkan pada fasilitas fasilitas yang di fokuskan untuk nama NSR saja, yang mengabaikan penduduk lainnya. Melihat keadaan ini terdapat dua karakter yang akan menjadi protagonis utama kita bernama Mayday dan Zuke pun beraksi.

Dengan kepercayaan bahwa musik Rock dapat memperbaiki masalah ini, namun walaupun begitu usul mereka malah di tolak mentah mentah oleh NSR. Tidak memiliki pilihan lain Mayday dan Zuke akhirnya memutuskan untuk bergabung dalam satu band yang bernama Bunk Bed Junction pun mulai melakukan aksinya yaitu mengambil alih popularitas yang saat ini di penuhi oleh artis artis yang di bawah bendera NSR. Pada akhirnya misi terakhirnya pati menhancurkan NSR dan merebut Vinyl City dari tangan pemimpin NSR Tatiana.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Marvel Avengers: Avengers

sudah dua puluh tahun lamanya semenjak tidak ada satupun yang percaya bahwa di masa depan mereka akan melihat tumbuhnya kisah kisah super hero yang dulu selalu identik dengan para pecundang atau kutu buku. Pada saat ini hal tersebut sudah berubah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya pop saat ini […]

Subscribe US Now